Untukmu Yang Mempermainkanku, Kau Bisa Bermain Dengan Dramamu Tapi Tidak Dengan Karmamu

Monday, November 7, 2016

Hati bukanlah sebuah permainan dan bukan untuk dipermainkan, bukan pula sesuatu yang bisa kamu jadikan bahan bercandaan. Disaat aku menghargaimu, disaat aku peduli padamu disaat semua terlihat nyata, namun kenyataan hanyalah abstrak dan sebuah angan-angan belaka.

Bukankah kamu sama sepertiku, sama-sama manusia biasa. Namun kamu lupa satu hal bahwa kamu juga bisa merasakan hal yang sama sepertiku, merasa sakit hati.

Ketika Aku Peduli Begini Balasanmu Untukku?, Ketika Aku Berkorban Untukmu Begini Caramu Membayarku?
http://kehidupandanasmara.blogspot.com/

Beginikah balasanmu untukku setelah semua kepedulian yang telah aku berikan padamu. Beginikah caramu memperlakukan seseorang yang rela mengorbankan apapun dalam hidupnya hanya demi membahagiakan dirimu?

Begitu Lihainya Kau Merangkai Kata Hingga Semua Dustamu Tampak Terlihat Sungguh-sungguh

http://kehidupandanasmara.blogspot.com/

Aku kira kamu adalah orang yang jujur, aku kira semua kata yang keluar darimu benar. Aku kira janji-janji manis yang kau lontarkan itu benar-benar keluar dari hatimu. Tapi tidak semua hanyalah kebohongan belaka hanya demi membodohi diriku.

Kau Mendekatiku Dengan Bualanmu Untuk Menjadikanku Permainan. Setelah Kau Mendapatkan Kesenangan Yang Kau Cari Lalu Kau Perlakukan Aku Seperti Sampah
http://kehidupandanasmara.blogspot.com/

Dirimu sangat pandai bersandiwara mendekatiku hanya untuk bersenang-senang. Seharusnya jika ingin bermain-main denganku beritahulah aku agar permainanmu bisalebih menarik. Pasti akan lain ceritanya bila kamu memberitahuku kalau kamu hanya datang padaku untuk bermain, agar aku bisa bersiap-siap menjadi lawan main yang baik.

Apa Rasa Sakit Yang Pernah Kau Ceritakan Itu Yang Membuatmu Tak Punya Perasaan Lagi Seperti Ini? Atau Memang Inilah Dirimu Yang Sebenarnya?

http://kehidupandanasmara.blogspot.com/

Apakah kamu menjadi pembohong, pendusta, pengkhinat seperti ini karena rasa sakit yang pernah kamu rasakan dulu? apakah kamu seperti ini karena kamu pernah dijadikan permainan saja seperti yang kamu ceritakan itu? Atau itu hanya alasan saja karena memang pada dasarnya seperti itulah dirimu.

Ingatlah Kamu Memang Bisa Bermain-Main Dengan Dramamu Tapi Tidak Dengan Karmamu

http://kehidupandanasmara.blogspot.com/
Kamu perlu ingat satu hal bahwa kamu memang bisa main dengan ssandiwaramu itu, seperti cerita yang kamu karang lalu seperti akting yang kamu lakukan, suatu saat nanti kamu pasti akan terjebak pada drama yang kamu perankan sendiri.

Berperan speerti pendusta kamupun akan didustai, berperan seperti pengkhianat kamupun akan dikhianati. Aku harap Tuhan tidak mencabut nyawahmu sebelum kamu merasakan sakit melebihi sakit yang aku rasakan.